PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER
Saat ini
perkembangan jaringan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dahulu untuk
menghubungkan komputer dan perangkat-perangkat lain digunakan kabel sebagai
komponen utama. Sesuai tuntutan kebutuhan dan efisiensi maka peran kabel telah
tergantikan dengan dikenalnya teknologi Wireless
LAN atau Jaringan Nir Kabel atau Jaringan Tanpa Kabel atau WIFI (Wireless Fidelity). Dengan teknologi
tersebut banyak sekali node-node yang
dapat tersambung, jika seseorang mempunyai ponsel, PDA (Personal Digital Assistant) atau komputer jinjing (laptop) yang ada
fasilitas bluetooth atau infra red semuanya dapat saling
berkomunikasi. Untuk mengetahui komponen-komponen apa saja yang terkait dengan
jaringan kabel dan nir kabel kita akan bahas satu per satu.
A. Jaringan Kabel
Jaringan ini tersusun dari berbagai komponen antara lain
:
1. Komponen
Hardware
a. Personal
Computer (PC) atau komputer
Komputer yang berfungsi sebagai File Server sebaiknya mempunyai unjuk
kerja yang tinggi dibandingkan yang berperan sebagai workstation. Kenapa harus yang berunjuk kerja tinggi karena
komputer itu akan melayani semua permintaan dari komputer lain baik untuk
mengatur pertukaran data, mengakses printer dan sebagainya.
b. Network
Interface Card (NIC)
Saat ini banyak sekali dijumpai berbagai tipe NIC yang
umum dijumpai dipasaran adalah tipe ISA dan PCI.
Gambar 16. Tipe-tipe NIC.
Gambar 17. NIC dengan berbagai tipe konektor yang
tersedia.
NIC ini berperan sebagai media yang menghubungkan
antar komputer dengan bantuan kabel sebagai media transmisinya.
c. HUB
(Konsentrator)
Alat ini berperan untuk menyatukan semua kabel yang
datang dari komputer baik server dan client atau perangkat lainnya. HUB
banyak digunakan pada jaringan yang mempunyai topologi bintang.
Gambar 18. HUB
HUB biasanya mempunyai beberapa port untuk memasukkan
konektor kabel dari komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan. Jumlah port pada HUB bervariasi mulai dari 6, 8, 24 dan
banyak lagi.
d. Kabel
Untuk berbagai jenis kabel telah kita bahas pada
kegiatan belajar 2. Kabel yang umum dipakai adalah UTP selain murah karena juga
mudah pemasangannya.
e. Konektor
Konektor berguna untuk menghubungkan ujung
kabel yang akan dipasangkan pada NIC.
Jika akan menggunakan kabel UTP memakai konektor yang dipakai adalah tipe RJ-45.
Gambar 19.
Konektor RJ-45 yang terhubung kabel.
2. Komponen
Software
a. Sistem
Operasi
Hampir semua sistem operasi yang sekarang ini sudah
mampu untuk membangun jaringan komputer. Sistem operasi yang umum digunakan
antara lain Windows dari Microsoft dan Linux. Jika jaringan yang akan dibangun
bersifat Peer to peer maka semua
komputer akan melakukan pengaturan hubungan ke dalam jaringan lewat sistem
operasi yang terpasang pada masing-masing komputer. Tapi jika akan membuat jaringan yang bersifat
Client Server maka sistem operasi
yang ada di bagian komputer server
akan bekerja lebih keras.
b. Driver
Driver ini adalah sebuah program komputer kecil yang
biasanya menjadi satu paket dengan perangkat yang akan dipasang pada komputer.
Demikian juga saat kita akan memasang perangkat tambahan NIC, jika komputer
kita tidak mengenal NIC yanag akan dipasang maka driver tambahan diperlukan
untuk menginstalasinya.
B. Jaringan Tanpa Kabel (Wireless)
Saudara tentu masih ingat bahwa kabel menjadi komponen
utama pertukaran data dalam jaringan dengan kabel. Pada jaringan tanpa kabel
untuk pertukaran data menggunakan gelombang radio.
Gambar 20. Penggunaan Wireless LAN antar Ruangan (www.elektroindonesia.com)
Beberapa komponen utama dalam penyusun jaringan tanpa
kabel antara lain :
1. Access Point
Access point adalah perangkat penting dalam jaringan nir
kabel. Akses point berfungsi sebagai titik akses yang menghubungkan
komputer-komputer ke dalam sebuah jaringan. Akses point fungsinya sama dengan
HUB pada jaringan dengan menggunakan kabel. Akses point biasanya dilengkapi
dengan antena dan port RJ45
Gambar 20.
Access Point
(www.linksys.com)
Jika Saudara masih ingat tentang HUB, jumlah komputer
yang dapat tersambung ke dalam HUB tergantung dari jumlah port (tempat
menghubungkan konektor kabel) yang dimiliki oleh HUB. Jika HUB memiliki port 8
maka maksimal ada 8 komputer yang terhubung.
Pada access point untuk mendukung koneksi di atur dari
sistem yang ada di dalam access point. Access point dapat mendukung 10 koneksi
atau lebih.
2. Wireless
LAN Card
Jika pada jaringan kabel Saudara mengenal NIC, maka pada
jaringan nir kabel ada Wireless LAN Card. Card ini biasa terpasang pada slot
PCI komputer. Card ini berfungsi untuk menghubungkan komputer ke dalam
jaringan.
Ada berbagai tipe Wireless LAN Card yang dapat dipakai,
baik di dalam ruangan dengan kemampuan jarak tertentu hingga yang mempunyai
jangkauan yang jauh. Wireless LAN Card dengan kemampuan yang jauh biasanya
dilengkapi dengan antena luar.
Gambar 21. Wireless LAN Card dengan Antena Luar
3. Wireless PCMCIA
Alat ini biasa dipakai pada komputer jinjing
(laptop/notebook), Jadi kartu ini seperti halnya NIC, hanya saja dengan bentuk
yang berbeda dan lebih tipis karena akan dipasang pada perangkat yang kecil
(laptop). Saat ini notebook sudah banyak yang dilengkapi dengan fasilitas
wireless, jika Saudara pernah mendengar prosesor keluaran INTEL telah
mengeluarkan produknya dengan nama CENTRTINO. Notebook ini akan otomatis
mendeteksi adanya sinyal jaringan yang aktif disekitarnya.
Gambar 23.
Wireless
PCMCIA (www.bhineka.com)
4. Wireless USB
Universal Serial Bus (USB) banyak
dijumpai pada port komputer sekarang ini. Jika Saudara ingat dengan NIC tipe
PCI yang akan dipasang pada slot di dalam komputer, maka wireless USB ini akan
dipasang pada port USB di komputer. Ada
2 jenis Wireless USB yang ada di pasaran yaitu Wireless USB Stick dan Adapter.
Jangkauan dari yang bertipe Adapter lebih luas dibandingkan dengan yang Stick.
Gambar 24.
Wireless USB
Adapter (www.3com.com)
Gambar 25.
Wireless USB
Stick (www.linksys.com)
Topologi fisik pada jaringan kabel
tentunya Saudara masih ingat, seperti Bus, Ring, Star. Pada jaringan nir kabel
topologi ada 2 yaitu :
a. Ad hoc
Ini merupakan topologi dimana komputer saling
berkomunikasi langsung tanpa melewati Access Point. Jadi dengan menggunakan
wireless Lan Card, PCMCIA dan USB maka komputer atau perangkat yang terpasang
alat-alat tersebut akan dapat berkomunikasi secara langsung. Topologi Ad
hoc ini prinsip kerjanya sama dengan peer to peer, dimana setiap komputer dapat
menjadi server sekaligus client.
Gambar 26.
Topologi Ad hoc.
b. Infrastruktur
Pada topologi
ini semua komputer yang saling terhubung akan dikontrol ke dalam Access Point.
Access Point itu sendiri akan terhubung langsung kepada sebuah komputer yang
berfungsi sebagai pusat pengendali. Metode akses ini sama halnya dengan Client
Server pada jaringan kabel.
Gambar 27.
Topologi Infrastruktur.
Desain Antar Muka Komputer
Untuk
dapat merancang sebuah jaringan komputer Saudara harus dapat membuat skema
jaringan dalam bentuk gambar. Ibarat seorang arstitek, Saudara akan membuat
konsep bagaimana jaringan akan dibangun. Jika arsitek menggambarkan komposisi
ruangan beserta isinya, maka untuk membangun jaringan Saudara harus dapat
membuat konsep bagaimana menghubungkan komputer dapat terhubung dalam satu
ruangan atau ruangan lain yang jauh.
Untuk
dapat menggambarkan skema jaringan dengan komputer ada berbagai cara mulai
dengan aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word, Open Office dengan
menggunakan fasilitas Drawing. Sedangkan untuk aplikasi komputer lain yang
khusus untuk menggambar skema dan diagram antara lain adalah Microsoft Visio.
Simbol-simbol
Ada berbagai simbol yang harus Saudara pahami antara lain:
|
Simbol
|
Keterangan
|
|
|
menggambarkan sebuah personal
komputer/terminal/komputer klien
|
|
|
menggambarkan komputer server
|
|
|
menggambarkan sebuah hub
|
|
|
menggambarkan saluran komunikasi dengan kabel
|
|
|
menggambarkan adanya sinyal yang keluar dari perangkat wireless
|
|
|
menggambarkan perangkat access point
|
|
|
menggambarkan sebuah awan untuk melukiskan jaringan internet global
|
|
|
menggambarkan sebuah modem eksternal (luar)
|
Tabel 5. Simbol-simbol Komponen Jaringan Komputer.
Simbol-simbol
di atas adalah yang umum dipakai jika akan menggambarkan komponen-komponen
penyusun dalam jaringan komputer.
Untuk
memahami bagaimana penggambaran diagram atau gambar jaringan komputer, Saudara
dapat melihat beberapa gambar yang ada pada kegiatan belajar 2. Pada bagian
pembahasan topologi fisik jaringan Saudara akan menemui berbagai gambar
bagaimana menghubungkan komputer sesuai dengan topologi dan komponen-komponen
yang dipakainya.
Di bawah
ini Saudara akan melihat bagaimana membuat sebuah diagram jaringan komputer
dengan rincian sebagai berikut:
4 komputer
sebagai workstation, 1 komputer sebagai server, komputer server terhubung
internet dengan menggunakan modem eksternal dengan saluran telepon. Jaringan
pada komputer tersebut menggunakan topologi fisik star dan hub sebagai
pusatnya.
Gambar 28.
Diagram jaringan komputer.
Dengan
diagram di atas, Saudara dapat mencoba-coba mengubahnya, misalkan topologinya
diubah menjadi bus, atau ditambahkan dengan perangkat acess point.
Nah,
setelah Saudara mempelajari berbagai jenis komponen jaringan mulai dari
perangkat kabel dan nir kabel serta penggambaran diagram jaringan, maka
sekarang Saudara akan berlatih bagaimana menghubungkan 2 komputer dengan
menggunakan kabel sebagai media transmisinya.
Saudara
tentu masih ingat tentang metode peer to
peer, metode ini digunakan untuk
mengubungkan komputer yang masing-masing komputer dapat bertindak sebagai
server atau client. Jaringan dengan model peer
to peer ini selain sederhana juga dapat meminimalkan penggunaan perangkat
yang mahal (HUB). Jika Saudara mempunyai kabel model koaksial maka komputer
yang terhubung akan banyak sekali dengan menggunakan topologi bus. Hal ini
dapat terjadi karena kabel koaksial dengan konektornya dapat saling membuat
percabangan untuk menghubungkan antar komputer. Akan tetapi jika Saudara
menggunakan kabel UTP, masing-masing ujung dari kabel UTP hanya akan terhubung
pada masing-masing NIC yang ada di komputer. Untuk lebih jelasnya ikuti uraian
berikut.
Konfigurasi
Jaringan Peer to peer
a. Jumlah komputer
2
b. Media transmisi
kabel UTP
c. Sistem operasi Windows
98/XP/2000 atau LINUX dengan distro apapun
Alat-alat
yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
1.
Komputer 2 buah
masing-masing dengan sistem operasi Windows/LINUX
2.
2
buah Network Interface Card (NIC) lengkap dengan driver-nya
3.
Kabel UTP dengan
panjang sekitar 2 meter
4.
2
buah konektor RJ-45
Jika Saudara akan membuat konfigurasi
jaringan model peer to peer yang akan
menghubungkan 2 komputer akan berbeda cara pemasangan kabelnya jika kita
membuat hubungan kabel yang menggunakan HUB. Sebagai pengetahuan tambahan
tentang pengkabelan ada 2 jenis pemasangan kabel UTP pada jaringan komputer
yaitu Straight dan Cross Over. Perbedaan ini terletak pada
urutan pemasangan kabel.
Straight
Jika Saudara urai kabel UTP berisi 8
kabel yang kecil di dalamnya dan masing-masing mempunyai warna. Tabel di bawah
ini urutan kabel yang dipasang jika akan menggunakan HUB, dimana konektor 1
akan terhubung ke NIC komputer dan konektor 2 masuk ke port HUB.
|
Konektor 1
|
No.
|
Konektor 2
|
|
Putih
Orange
|
1
|
Putih
Orange
|
|
Orange
|
2
|
Orange
|
|
Putih
Hijau
|
3
|
Putih
Hijau
|
|
Biru
|
4
|
Biru
|
|
Putih
Biru
|
5
|
Putih
Biru
|
|
Hijau
|
6
|
Hijau
|
|
Putih
Coklat
|
7
|
Putih
Coklat
|
|
Coklat
|
8
|
Coklat
|
Tabel Urutan
Kabel Straight (www.e-dukasi.net)
Gambar 29. Urutan
pemasangan kabel pada konektor (www.e-dukasi.net)
Pemasangan
kabel ini sesuai untuk jaringan yang menggunakan HUB
Cross Over
Model
kabel ini sesuai untuk jaringan peer to
peer, dimana komputer langsung saling terhubung tanpa melewati HUB.
|
Konektor 1
|
No.
|
Konektor 2
|
|
Putih
Orange
|
1
|
Putih
Hijau
|
|
Orange
|
2
|
Hijau
|
|
Putih
Hijau
|
3
|
Putih
Orange
|
|
Biru
|
4
|
Biru
|
|
Putih
Biru
|
5
|
Putih
Biru
|
|
Hijau
|
6
|
Orange
|
|
Putih
Coklat
|
7
|
Putih
Coklat
|
|
Coklat
|
8
|
Coklat
|
Tabel Urutan Kabel Cross Over (www.e-dukasi.net)
Gambar 30. Urutan
pemasangan kabel pada konektor (www.e-dukasi.net)
Pada
konektor 2 untuk urutan 1, 2, 3 dan 6 disilang. Dimana pada pin 1 dan 2
merupakan pin untuk transmit data dan pin 3 dan 6 merupakan pin untuk received
data.
Untuk
membuat urutan kabel di atas, Saudara bisa meminta bantuan instruktur Saudara.
Percobaan
:
|
|
Buatlah sepasang kabel yang dengan model straight, untuk mengetahui hasilnya, saudara dapat
mengkoneksikan antara komputer dengan hub yang ada.
|
|
Setelah
semua perangkat telah siap, selanjutnya semua perangkat tersebut dipasangkan
pada komputer masing-masing. 1 komputer dengan 1 NIC dan terpasang konektor
kabel UTP dan ujung konektor kabel satunya masuk ke port dari NIC komputer yang
lain.
Gambar 31. Jaringan Peer to Peer.
Langkah
selanjutnya adalah sebagai berikut:
1.
Saat pertama kali
NIC dipasang pada komputer, maka komputer akan mengenalnya sebagai perangkat
keras (hardware) baru.
2. Untuk mengkonfigurasikan sebagai alat yang baru, Saudara
persiapkan driver NIC tersebut. Saudara dapat mengaturnya lewat Control Panel.
Gambar 32.
Short Cut Add New Hardware dari Control Panel.
3.
Jika Saudara
yakin NIC sudah terpasang selanjutnya tekan tombol Next.
Gambar 33. Setup Perangkat Keras.
4. Kemudian Saudara
pilih pada pilihan kedua, dimana Saudara akan menentukan jenis perangkat keras
yang akan ditambahkan.
Gambar 34. Setup Perangkat Keras.
5.
Setelah Saudara mengikuti perintah selanjutnya Saudara akan menemui perintah
untuk menentukan tipe perangkat keras, untuk itu Saudara pilihlah Network Adapter.
Gambar 35. Jenis Perangkat Keras.
5. Selanjutnya Saudara
menentukan pilihan nama dari perangkat keras yang dipakai, pada bagian Manufactures tentukan merk dari NIC kemudian tekan tombol Have Disk, dan ikuti perintah
selanjutnya dan jangan lupa mempersiapkan driver bawaan dari NIC. Pada sistem
operasi Windows yang lain seperti XP dan 2000 driver dari perangkat tambahan
seperti halnya NIC sudah disiapkan dari sistem operasi.
Gambar
36. Menginstalasi Driver.
7.
Jika instalasi sudah selesai dan benar, maka Saudara dapat melihat hasilnya
dari Control Panel à System à System Properties à Device Manager. Akan terlihat nama dari NIC yang terpasang.
Gambar 37. Hasil Instalasi NIC.
Konfigurasi Jaringan:
1.
Setelah NIC terpasang, selanjutnya Saudara menuju pada icon Network pada bagian Control Panel, klik bagian Configuration hingga keluar gambar
sebagai berikut:
Gambar 38.
Protokol Jaringan.
2.
Selanjutnya Saudara pilih pada TCP/IPàSURECOM
hingga
keluar gambar sebagai berikut :
Gambar 39.
Pengaturan IP Jaringan.
Pilihlah pada
bagian Specify an IP address pada bagian IP Address Saudara masukkan nomor
192.168.0.11 dan Subnet Mask 255.255.255.0.
Jika Saudara masih ingat pengantar dasar pada kegiatan belajar 1, di sana ada pemilihan kelas
jaringan A, B, C. Sebaiknya Saudara membaca kembali untuk memahami kelas
jaringan. Pada kasus ini karena kita hanya menggabungkan 2 buah komputer maka
jaringan kita masuk dalam kelas C. Untuk Saudara ingat pada komputer yang kedua
nanti Saudara harus membedakan nomor IP yang dipakai, misalkan saja 192.168.0.12.
3.
Untuk dapat berbagi file dan printer
dengan komputer lain, Saudara perlu menambahkan servis atau layanan yang
diberikan kepada komputer agar dapat digunakan oleh komputer lain. Untuk itu
pilihlah Add à Select Network Component Type.
Gambar 40 Pengaturan Layanan.
Selanjutnya
pilih Add à File and printer sharing for Microsoft Network, hingga keluar tampilan
berikut:
Gambar
41. Pemilihan Jenis Layanan.
Jika sudah
selesai maka akan muncul File and
printer sharing for Microsoft Network
pada bagian Configuration.
4. Selanjutnya pilihlah pada tab Identification, untuk memberi nama dari
jaringan komputer yang akan kita buat, selain itu juga untuk memberi nama dari
komputer yang sedang kita atur. Jika Saudara sedang mengatur komputer yang
lain, nama komputer (Computer Name) dibedakan
dengan nama komputer yang lain, sedangkan nama Workgroup disamakan. Untuk Computer Description Saudara dapat isi
sembarang.
Gambar 42.
Identifikasi Komputer dan Jaringan.
5. Jika telah selesai semua tahapan tersebut, Saudara
perlu me-restart ulang komputer
tersebut.
6. Langkah selanjutnya adalah cara membuat untuk berbagi
file dengan komputer lain (Sharing). Caranya, Saudara
masuk bagian Windows Explorer à
Pilihlah salah satu folder yang akan disharing
à klik kanan dan pilihlah bagian
Sharing.
Gambar 43. Pengaturan Berbagi Data.
7.
Selanjutnya akan ada berbagai jenis pilihan bagaimana folder diakses (Access
Type) :
Read Only : Semua komputer yang akan mengakses
data, hanya dapat membacanya saja dan tidak dapat melakukan perubahan.
Full : Semua
komputer dapat mengkases folder serta data-data di dalamnya dan dapat mengubah
isi file, menuliskan dan menghapus. Jika Saudara memberikan pilihan ini pada
folder di komputer, Saudara harus berhati-hati terhadap data yang penting!!
Depends on
Password :
Semua komputer yang akan mengakses data
pada folder yang disharing, harus
memasukkan password terlebih dahulu. Jika Saudara memilih model ini, Saudara
memasukkan password pada isian password.
Gambar 44. Tipe Akses.
Hasil dari
folder yang telah disharing akan
muncul gambar tangan sebagai berikut:
Gambar 45.
Folder yang disharing.
Jika semua pengaturan di atas telah
selesai dilakukan, Saudara dapat melakukan pengaturan berikutnya pada komputer
yang lain. Untuk diperhatikan, pastikan bahwa IP komputer yang lain dibuat
dengan nomor IP yang lain misal KOM-A dengan IP 192.168.0.11 maka komputer
satunya dengan nama KOM-B dan IP 192.168.0.12. Sedangkan langkah-langkah pengaturan dan instalasinya Saudara tinggal
mengikuti perintah-perintah di atas.
Mencoba Koneksi 2 Komputer
Setelah Saudara
yakin 2 komputer telah dihubung, Saudara dapat menguji jaringan yang Saudara
buat telah berjalan dengan sempurna dengan cara sebagai berikut :
1. Ping IP Address
Langkah ini dilakukan dengan untuk mengetahui apakah
komputer yang sedang kita pakai atau komputer lain sudah terhubung dengan
jaringan. Caranya masuk pada tombol Start
à Run à ketik PING
192.168.0.12 –t atau PING KOM-B ini
untuk mengetahui apakah komputer lawan (KOM-B) sudah terhubung dengan benar,
jika sudah akan terlihat hasil sebagai berikut:
Gambar 45. Tes Koneksi.
2. Saudara masuk ke Windows
Explorer à Network Neighborhood à Saudara akan menjumpai sebuah workgroup yang bernama Server à klik dan akan nampak 2 buah komputer yaitu KOM-A dan
KOM-B. Jika masing-masing telah mensharing
foldernya maka isi dari komputer akan terlihat foldernya. Coba Saudara lakukan sharing untuk berbagi drive misalkan drive C atau CD-ROM dan coba lihat hasilnya.